-
Rabu, 3 Maret 2010
Posted on March 2nd, 2010 No commentsYer 18:18-20
Mzm 31:5-6,14-16
Mat 20:17-28Melayani dengan Tulus Hati
Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu
hendaklah ia menjadi pelayanmu. - Mat 20:26Awal 2005 saya memutuskan ikut aktif dalam kegiatan rohani di kampus yang disebut Pastoran. Kegiatan itu dipimpin seorang pastor dan dibantu oleh Dewan Harian, sama seperti paroki. Saat itu saya diminta untuk menjadi seksi dekorasi selama setahun. Secara struktur, saya berada di bawah Dewan Harian.
Sebelum sah menjadi pengurus, kami diharuskan mengikuti kaderisasi selama tiga hari dua malam. Acara tersebut diikuti oleh seluruh Dewan Harian lama dan pengurus baru. Kaderisasi bertujuan membentuk setiap pribadi calon pengurus untuk taat dan setia terhadap tugas dan tanggungjawab yang akan diemban selama satu tahun ke depan. Terlebih lagi, kami ditempa agar memiliki hati yang tulus untuk terus melayani.
Pada malam terakhir, diadakan acara pembasuhan kaki. Kami sebagai pengurus baru duduk di kursi, dan para Dewan Harian lama menghampiri kami satu per satu, membasuh kaki kami dan menciumnya. Kami semua terharu, bahkan sampai menitikkan air mata. Yang kami pikirkan saat itu adalah, “Bagaimana mungkin mereka yang telah memiliki jabatan tinggi dan telah lebih berpengelaman, dengan begitu rendah hati mencium kaki kami.” Namun akhirnya kami tahu bahwa acara tersebut dimaksudkan agar setiap pengurus baru memiliki kerendahan hati untuk senantiasa melayani Tuhan. Karena seperti Injil hari ini, mereka yang akan menjadi besar adalah mereka yang melayani dengan setia dan tulus. (Ve)
Apakah saya lebih sering ingin melayani atau malah dilayani?
——————–
17 Ketika Yesus akan pergi ke Yerusalem, Ia memanggil kedua belas murid-Nya tersendiri dan berkata kepada mereka di tengah jalan:
18 ”Sekarang kita pergi ke Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, dan mereka akan menjatuhi Dia hukuman mati.
19 Dan mereka akan menyerahkan Dia kepada bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya Ia diolok-olokkan, disesah dan disalibkan, dan pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.”
20 Maka datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapan-Nya untuk meminta sesuatu kepada-Nya.
21 Kata Yesus: ”Apa yang kaukehendaki?” Jawabnya: ”Berilah perintah, supaya kedua anakku ini boleh duduk kelak di dalam Kerajaan-Mu, yang seorang di sebelah kanan-Mu dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Mu.”
22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: ”Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?” Kata mereka kepada-Nya: ”Kami dapat.”
23 Yesus berkata kepada mereka: ”Cawan-Ku memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa Bapa-Ku telah menyediakannya.”
24 Mendengar itu marahlah kesepuluh murid yang lain kepada kedua saudara itu.
25 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: ”Kamu tahu, bahwa pemerintah-pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
27 dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu;
28 sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”








