renungan harian Katolik
RSS icon Email icon Home icon
  • Selasa, 2 Maret 2010

    Posted on March 1st, 2010 admin No comments

    Yes 1:10,16-20
    Mzm 50:8-9,16bc-17,21,23
    Mat 23:1-12


    Melayani

    Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
    -  Mat 23:11

    Ayat di atas membawa ingatan saya kembali ke beberapa tahun silam.  Ketika saya masih seorang single dan hidup sebagai seorang misionaris.  Dan salah satu pelayanan rutin yang saya lakukan adalah memasang sound system untuk pertemuan komunitas kami.  Karena kegiatan itu kami adakan di salah satu rumah anggota komunitas, maka cukup banyak kesempatan saya bertemu dengan pemilik rumah.

    Setiap kali bertemu, saya pasti ditanya apakah sudah makan.  Tapi apapun jawaban saya, pemilik rumah ini pasti akan meminta pembantunya untuk segera menyiapkan makanan untuk saya.  Begitu saya selesai dengan semua pekerjaan pasang-memasang itu, saya segera dipanggil untuk makan.  Dengan murah hati dan senyum, sang pemilik rumah akan melayani dengan mengambilkan makanan dan juga duduk menemani.  Ya, yang dilakukannya hanyalah duduk sembari tersenyum melihat saya yang makan dengan sangat lahap.

    Pengalaman ini mengajarkan saya tentang arti kerendahan hati dan arti sebuah pelayanan.  Pelayanan tidak harus melulu hal-hal rohani.  Tetapi pelayanan mencakup semua aspek hidup kita.  Pelayanan kita tidak hanya di gereja, di persekutuan doa, atau di komunitas.  Tetapi pelayanan kita juga harus diwujudkan di tempat kita bekerja, dan terutama di rumah kita sendiri.

    Hari ini, saya menemukan bahwa diri saya masih sangat jauh dari “seorang pelayan”.  Saya masih ingin menonjolkan diri saya lewat apa yang saya lakukan, masih ingin dilayani dan dihibur.  Namun hal itu justru menyadarkan saya untuk berubah dan diperbarui sehingga saya layak disebut seorang pelayan.  (PS: Thanks Mi for inspiring me to become servant!)  (An)

    Apakah saya masih ingin menjadi yang terbesar dalam pelayanan?

    —————-

    1    Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
    2    ”Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa.
    3    Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya tetapi tidak melakukannya.
    4    Mereka mengikat beban-beban berat, lalu meletakkannya di atas bahu orang, tetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.
    5    Semua pekerjaan yang mereka lakukan hanya dimaksud supaya dilihat orang; mereka memakai tali sembahyang yang lebar dan jumbai yang panjang;
    6    mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;
    7    mereka suka menerima penghormatan di pasar dan suka dipanggil Rabi.
    8    Tetapi kamu, janganlah kamu disebut Rabi; karena hanya satu Rabimu dan kamu semua adalah saudara.
    9    Dan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini, karena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.
    10    Janganlah pula kamu disebut pemimpin, karena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Mesias.
    11    Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu.
    12    Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

    Leave a reply